KD : Menentukan kalimat kesimpulan (Ide pokok) dari berbagai pola paragraf induksi, deduksi dengan membaca Intensif

Ide Pokok

Menentukan kalimat kesimpulan (ide pokok) dari berbagai pola paragraf (induksi, deduksi) dengan membaca intensif.

Pengertian
Ide pokok dalam paragraf deduksi – induksi adalah gagasan atau pikiran utama yang menjadi sentral dan merupakan bagian yang integral dalam ide suatu paragraf deduksi dan induksi.

Ciri-ciri
• Deduksi
1. Letak kalimat utama di awal paragraf atau paragraf kedua
2. Diawali dengan pernyataan umum disusun dengan uraian atau penjelasan khusus.

• Induksi
1. Letak kalimat utama di akhir paragraf
2. Diawali dengan uraian/penjelasan bersifat khusus dan diakhiri dengan pernyataan umum.

Fungsi
• Sebagai penampung dari sebagian kecil jalan pikiran atau ide pokok keseluruhan paragraf deduksi-induksi
• Memudahkan pemahaman jalan pikiran atau ide pokok pengarang
• Mengarahkan pembaca dalam mengikuti alur pikiran pengarang
• Sebagai alat penyampai fragmen pikiran
• Penanda pikiran baku mulai berlangsung

Jenis-jenis paragraf Induksi
• Generalisasi
• Analogi
• Sebab-akibat
Contoh

• Paragraf Deduktif
Angka pengangguran di Indonesia terus bertambah. Banyak faktor yang menyebabkan hal ini. Kesempatan kerja yang kecil terasa timpang dengan banyaknya tenaga kerja aktif yang tidak tersalurkan. Banyak sarjana yang menganggur setelah lulus dari bangku kuliah. Belum lagi tenaga kerja di bawah level tersebut yang terus membengkak. Hal ini masih dipengaruhi dengan banyaknya karyawan yang di-PHK karena perusahaan “goyang” akibat krisis moneter.

• Paragraf Induktif
Banyak penjual kerudung di jalan keluar pabrik. Di sisi-sisi penjual itu juga nampak penjual kurma dan buah lainnya. Belum lagi penjual pakaian yang memanjang hingga ujung jalan. Kerumunan pedagang tersebut makin membuat lalu lintas padat. Terlebih ketika para pekerja pulang dari pabrik, tetapi hal itu dapat dimaklumi. Memang setiap menjelang Hari Raya Idul Fitri banyak orang menjadi pedagang karena keuntungannya yang besar.

Soal
ganda
1. Pola umum paragraf deduktif adalah…
a. umum-khusus-umum
b. khusus-umum-khusus
c. umum-khusus-khusus
d. khusus-umum-umum
e. khusus-khusus-umum

2. Perbedaan pokok antara pola pikir deduksi dan pola pikir induksi adalah…
a. Pola pikir deduksi mengacu pada penalaran khusus-umum sedangkan pola pikir induksi mengacu pada penalaran umum-khusus
b. Deduksi merupakan penalaran dengan kerangka berpikir umum-khusus sedangkan induksi merupakan penalaran dengan kerangka berpikir khusus-umum
c. Keduanya merupakan konsep bernalar yang digunakan untuk menguraikan atau menjelaskan suatu masalah
d. Pola pikir deduksi hanya dapat digunakan untuk menyusun paragrap atau karangan argumentasi
e. Pola pikir deduksi hanya cocok untuk mengembangkan pikiran utama dalam bentuk karangan esai

3. Setiap orang memerlukan pekerjaan karena pekerjaan adalah nafkah atau sumber hidup. Manusia pada hakikatnya tidak sekedar ingin memenuhi kebutuhan dasar, seperti sandang, pangan, atau papan (kebutuhan fisiologis), tetapi jiga kebutuan-kebutuhan yang lain, seperti kebutuhan sosial dan psikologis. Bekerja (memilih pekerjaan) tidak sekedar sebagai sumber nafkah, tetapi secara psikologi, merupakan lambang status seseorang dalam masyarakat. Dengan memiliki pekerjaan, sesorang memiliki harga diri, baik di depan istri, anak-anak, keluarga, maupun di masyarakat.
Menilik penempatan pikiran utamanya, kutipan di atas termasuk paragraf yang dikembangkan dengan pola…
a. deduksi c. kritik e. resensi
b. induksi d. esai

4. Bacalah teks berikut dengan seksama!
Pendidikan kesenian di sekolah, hingga kini, masih belum mendapatkan perhatian khusus. Departemen Pendidikan Nasional yang membidangi, juga kurang memberikan perhatian serius. Sekolah-sekolah yang masih menunggu petunjuk dari Depdiknas menempatkan kesenian bukan sebagai hal mendesak. Akibatnya, pendidikan kesenian di sekolah hanya berjaln sekedarnya.
Kalimat simpulan paragraf tersebut terdapat pada nomor…
a. (1) b. (2) c. (3) d. (4) e. (5)
5. Bacalah teks berikut dengan seksama!
Ada dua tantangan besar yang menghadang bangsa Indonesia di penghujung tahun 2008 dan 2009, yakni bagaimana mengelola dampak krisis ekonomi global dan agenda pemilu dalam negeri tahun 2009. Keduanya menuntut respons dan penanganan yang mungkin saja antisifatip, tetapi juga tegas, cepat, dan fokus. Berdasakan konsensus para panelis pada Diskusi Panel Ahli Ekonomi Kompas, kondisi ekonomi yang kita hadapin ke depan ini sangat serius. Tiga perekonomian negara maju seluruhnya melambat dan secara resmi resesi.
Kalimat utama paragraf di atas terdapat pada kalimat…
a. Pertama b.Kedua c. Ketiga d. Keempat e. Kelima

Essay
1. Bagaimana ciri – ciri paragraf deduktif dan induktif?
2. Berikan contoh paragraf deduktif!
3. Sebutkan pola – pola paragraf induktif beserta pengertiannya!
4. Sebutkan fungsi dari paragraf deduktif-induktif!
5. Di dalam pemilihan Presiden Amerika Serikat tahun 1952, 62,7 persen orang Amerika yang dapat dipilih benar – benar telah terpilih. Dalam pemilihan tahun 1956, persentase adalah 60,4 persen. Pada tahun 1960 adalah 63,8 persen.
Dari penyajian statistik tersebut, ternyata cukup besar golongan amerika yang berhak memilih tidak menggunakan hak pilihnya dengan sungguh – sungguh.
Sumber: Suara Karya, 8 Desember 2006
Tentukan ide pokok dari paragraf tersebut!

Jawaban:
Ganda
1. C
2. B
3. A
4. E
5.A
Essay
1.
1. Ciri – ciri:
• 1. Dalam paragraf deduktif, gagasan utamanya berada di awal paragraf. Gagasan utama diletakkan pada kalimat pertama, selanjutnya diikuti oleh kalimat penjelas. Paragraf ini berpola umum – khusus.
• Dalam paragraf induktif, gagasan utamanya berada di akhir paragraf. Gagasan utama diletakkan pada akhir paragraf. Paragraf ini berpola khusus – umum.

2. Contoh paragraf:
“Satu – satunya bidang pembangunan yang tidak mengalami adanya dampak krisis ekonomi adalah pertanian. Hal ini dapat dilihat adanya pertumbuhan yang mengesankan di bidang perkebunan sebanyak 6,5 persen, di bidang kehutanan sebanyak 2,9 persen dan di bidang perikanan sebanyak 6,6 persen. Kontribusi sektor pertanian terhadap produk domestik meningkat dari 18,1 persen menjadi 18,4 persen. Padahal,selama kurun waktu 30 tahun terakhir, pangsa pasar sektor pertanian merosot dari tahun ke tahun.”

3. Pola paragraf induktif:
• Generalisasi yaitu paragraf yang memunculkan pernyataan – pernyataan khusus, kemudian diakhiri dengan pernyataan umum sebagai kesimpulan.
• Analogi yaitu membandingkan 2 hal yang mempunyai persamaan – persamaan sifat kemudian ditarik kesimpulan.
• Pola sebab akibat, pola ini terbagi dalam pola:
o Sebab akibat
o Akibat sebab
o Sebab – akibat1 – akibat2

4. Fungsi:
• Sebagai penampung dari sebagian kecil jalan pikiran atau ide pokok keseluruhan paragraf deduksi-induksi
• Memudahkan pemahaman jalan pikiran atau ide pokok pengarang
• Mengarahkan pembaca dalam mengikuti alur pikiran pengarang
• Sebagai alat penyampai fragmen pikiran
• Penanda pikiran baku mulai berlangsung

5. Ide pokok:
Pemilihan presiden Amerika Serikat.

About these ads
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s